Persiapan Awal Instalasi Sambungan Hardware

May 18, 2017
Persiapan Awal Instalasi Sambungan Hardware

Persiapan Awal Instalasi Sambungan Hardware - Di era modern seperti sekarang ini, sebagian besar orang di dunia ini menghabiskan banyak waktunya di depan komputer. Sebagai pengguna komputer pemula, kalian mungkin menemukan kesulitan bagaimana mengoperasikan sebuah komputer.


Pengoperasian sebuah komputer merupakan langkah dasar yang harus dikuasai oleh para pemula ketika belajar komputer. Mengoperasikan sebuah komputer bagi pemula mungkin terbilang sulit karena mereka belum terbiasa melakukan nya.

Sebelum kita bisa menggunakan sebuah komputer, kita harus terlebih dahulu mempersiapkan komputer dan harus melakukan instalasi sambungan antar bagian dari perangkat komputer tersebut. Nah, maka dari itu pada kesempatan kali ini My Andro Tekno akan membagikan informasi tata cara instalasi sambungan antar bagian dari komputer. Berikut ini penjelasan nya.

Persiapan Awal Instalasi Sambungan Hardware


Tata cara instalasi sambungan antar bagian dari perangkat komputer antara lain sebagai berikut.

1. Sumber Listrik

Persiapan Awal Instalasi Sambungan Hardware

Sumber listrik yang paling sesuai untuk perangkat komputer adalah listrik yang bersumber dari PLN. Secara umum, PLN mempunyai kualitas arus yang memadai.


Hal yang harus dipastikan oleh pengguna komputer adalah ketersediaan jaringan listrik dengan kualitas kabel yang memenuhi standar. Demikian halnya, steker dan stopkontak harus memiliki standar aman.

2. Stabilizer dan UPS

Persiapan Awal Instalasi Sambungan Hardware

Stabilizer berfungsi untuk menstabilkan tegangan listrik yang masuk kedalam peralatan listrik, misalnya perangkat komputer.

Oleh karena itu, Stabilizer disambungkan langsung dengan sumber listrik. Stabilizer mempunyai tombol untuk mematikan dan menghidupkan, atau yang biasa dikenal dengan sebutan tombol on off.


UPS (Uninterruptible Power Supply) adalah perangkat yang biasanya digunakan untuk memberikan daya cadangan dengan menggunakan baterai cadangan (backup) sebagai alat untuk catuan daya alternatif, untuk dapat memberikan suplai daya. UPS merupakan sistem penyedia daya listrik yang sangat penting dan sangat diperlukan dan juga sekaligus dijadikan sebagai dinding dari kegagalan daya serta kerusakan sistem dan hardware. Karena jika komputer mati secara mendadak komputer akan cepat rusak, maka dari itu Stabilizer dan UPS ini sangat di perlukan.

3. Central Processing Unit (CPU)


CPU atau central processing unit merupakan bagian perangkat induk dari komputer. Kelistrikan CPU dihubungkan melalui kabel power pada bagian Power Supplay, CPU dihubungkan dengan Stabilizer atau UPS.

Jika terdapat sambungan port output untuk power supplay dapat di manfaatkan untuk sambungan monitor. Namun demikian oleh banyak kalangan hal ini tidak dilakukan. Umumnya, untuk monitor dihubungkan dengan sambungan kabel power tersendiri dengan stabilizer.

Port keyboard dan mouse umumnya diberi dengan tanda gambar atau warna port yang berbeda. Port untuk keyboard biasanya berwarna ungu, sedangkan untuk mouse umumnya berwarna hijau dan menggunakan serial PS2.

Port VGA card dihubungkan dengan sambungan port dari monitor. Sambungan soundcard dihubungkan dengan speaker atau headset. Sementara terdapat pula port USB baik di depan ataupun dibelakang dapat difungsikan untuk membuat sambungan dengan periferal lain.

USB dapat dimanfaatkan untuk sambungan printer, flashdisk, kamera digital, mouse, keyboard, dan lain-lain. Untuk mengaktifkan CPU, kamu harus menekan tombol on off yang berada di bagian depan CPU. Jika tombol on off pada CPU ditekan, maka seluruh komponen komputer yang ada didalamnya akan aktif sehingga komputer dapat dioperasikan. Selain tombol on off, pada CPU juga terdapat tombol restart yang berfungsi untuk melakukan restart pada komputer.

4. Monitor

Persiapan Awal Instalasi Sambungan Hardware

Monitor memiliki 2 kabel koneksi, yaitu kabel koneksi serial dan kabel listrik. Kabel serial dihubungkan dengan port VGA Card, sedangkan kabel power dihubungkan dengan arus listrik yaitu Stabilizer/UPS. Tanda keaktifan dari monitor dapat dilihat pada nyalanya lampu indikator.



Monitor komputer juga memiliki tombol untuk menghidupkan atau mematikan. Biasanya, tombol tersebut berada dibagian depan monitor. Untuk menghidupkan atau mematikan monitor, kamu tinggal menekan tombol tersebut.

5. Keyboard dan Mouse

Persiapan Awal Instalasi Sambungan Hardware

Secara umum port yang digunakan untuk keyboard dan mouse menggunakan jenis PS2.

Namun, banyak mouse dan keyboard sudah kompatibel dengan port USB.

6. Speaker atau Headset

Persiapan Awal Instalasi Sambungan Hardware

Headset umumnya mempunyai 2 kabel port, yaitu kabel microphone dan kabel speaker yang langsung dihubungkan dengan soundcard dan tidak dengan listrik. Sedangkan speaker mempunyai 2 kabel koneksi, yaitu kabel kelistrikan yang dihubungkan dengan sumber listrik dan kabel port yang dihubungkan dengan sound card pada CPU.


7. Printer

Persiapan Awal Instalasi Sambungan Hardware

Printer mempunyai 2 kabel koneksi, yaitu kabel port (serial atau USB) dan kabel kelistrikan. Pada printer dot matrix atau inkjet keluaran lama, umumnya menggunakan kabel serial. Sementara pada printer dengan keluaran terbaru, menggunakan USB.


Langkah-Langkah Menghubungkan Perangkat Komputer


  1. Pasanglah kabel monitor. Kabel monitor terdiri dari kabel untuk daya dan kabel untuk data.
  2. Hubungkanlah kabel mouse dan keyboard ke colokan yang sesuai dengan CPU. Mouse dan keyboard keluaran terbaru mempunyai kepala kabel berbentuk sama, tetapi warna kabelnya berbeda. Apabila kamu menggunakan mouse dan keyboard berkabel USB, masukanlah kepala kabel tersebut ke Port USB yang tersedia pada CPU.
  3. Hubungkanlah perangkat-perangkat lain seperti speaker atau printer.
  4. Hubungkanlah kabel power CPU dengan Stabilizer. 
  5. Hubungkanlah kabel stabilizer dengan sumber listrik.

Demikian lah artikel kali ini dari saya tentang Persiapan Awal Instalasi Sambungan Hardware.

Semoga Bermanfaat

Saya adalah seorang pelajar yang suka dengan hal-hal baru, seputar teknologi dan suka menjelajahi internet.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

2 comments

Niice arrtikel ggan,,,
mengingatkan ujiankom pas zaman smk thanks gan

Balas

Silahkan Bebas Berkomentar